Ragam

Showing posts with label Tip memasak. Show all posts
Showing posts with label Tip memasak. Show all posts

Monday, April 20, 2009

Choosing Mentimun Green

Mentimun green or kyuri is a type of Japanese mentimun who have planted many in Indonesia. Dark green color with intricate and sweet taste. Mentimun this delicious eaten as lalap or a mixture of salad or soup. When buying mentimun choose the size of the current, straight, and mulus. Mentimun the large shows are old and less sweet taste. Because it contains resin, wash before consumption!

(Dev / ODI)

Monday, February 16, 2009

Bagaimana memilih labu parang?

Labu parang bisa dibeli di pasar swalayan dan tradisional dalam bentuk potongan. Perhatikan kondisi bijinya, jika sudah mulai terlepas dari daging buahnya berarti labu sudah cukup tua. Labu parang bisa diolah menjadi campuran sup, lodeh, pie, kue atau cake. Labu mudah sekali lunak karena itu jangan terlalu lama memasak agar tidak berair dan lonyot.

Buah Pir untuk Setup

Pir yang daging buahnya keras dan rasanya manis cocok untuk direbus atau dibuat setup karena tidak akan lonyot. Gula dan rempah akan membuat rasa pir makin legit ini. Jenis pir hijau Williams yang keras cocok untuk setup. Tetapi pir dari Cina dan Korea seperti Ya lie, Xiang Lie atau pir madu tidak cocok untuk setup karena daging buahnya mudah lembek atau lonyot saat direbus.

Agar Jamur Tidak Berair

Selain kedua jenis jamur bisa dipakai jenis jamur lain seperti jamur champignon, jamur merang segar atau jamur shimeji. Pakai api besar saat menumis dan jangan terlalu lama karena jamur akan terlalu lunak dan berair.

Menggoreng Tofu

Pertama, tiriskan tofu hingga kering dan potong sesuai selera. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang. Pastikan tofu terendam minyak. Setelah kuning keokelatan, angkat dan tiriskan. Dengan ara ini tofu tak perlu diaduk atau dibalik sehingga tetap utuh cantik.

Tuesday, February 10, 2009

Microwave

Setiap kali habis menghangatkan atau memasak makanan di dalam microwave, microwave harus dibersihkan supaya tidak bau dan tidak sempat berkerak. Caranya, cuci microwave dengan spons cuci piring. menggunakan sabun cuci piring yang encer-encer saja. Lap dengan lap kering untuk menghilangkan busa sabun lalu lap lagi dengan lap basah. Bisa dilakukan beberapa kali kalao microwave cukup kotor. Kalao microwave berbau, taruh semangkuk kopi didalamnya untuk beberapa waktu sampai baunya hilang.
(Sumber : Majalah Sedap)

Thursday, December 4, 2008

Adonan pie

- Saat mengaduk adonan pie, gunakan ujung-ujung jari dan jangan
menekan dengan telapak tangan. Tekanan yang terlalu kuat atau panas
telapak tangan akan membuat adonan menjadi bantat atau keras dan
tidak renyah.

Mengelolah udang

- Saat mengolah udang segar, baik direbus maupun
digoreng, pilih udang yang benar-benar segar. Gunakan
api sedang, jika daging udang sudah berwarna
kemerah-merahan segera angkat. Jika terlalu lama
dimasak di atas api daging udang akan liat dan rasanya
kurang gurih.

Adonan kue

- Sebelum mencampurkan tepung terigu dalam adonan kue,
ayaklah dua hingga tiga kali agar lebih banyak udara
tertangkap oleh tepung. Hasilnya, tepung terigu lebih
terurai dan mudah bercampur dengan adonan telur saat
diaduk.

Agar nasi lebih pulen

- Untuk memperoleh nasi yang lebih pulen dan lembut,
tambahkan 2 sdm beras ketan putih pada tiap 1 kg
beras. Campur dan cuci kedua jenis beras lalu olah
seperti biasa.

Wednesday, December 3, 2008

Manfaat dari bumbu

Lada atau merica (Piper nigrum) merupakan bumbu dapur yang popular. Kuliner Asia, Eropa hingga Timur Tengah selalu menggunakan lada sebagai pemberi rasa. Sebagai bumbu dapur, peranan lada memang sangat penting. Cita rasa pedas dan aroma yang khas terbentuk dengan menambahkan bumbu ini. Agar tak salah pilih, kenali ragam lada dan kegunaannya.

Lada Putih
Lada putih dibuat dari merica tua yang dikeringkan dan dikupas kulitnya. Paling banyak digunakan sebagai bumbu dapur. Cita rasa pedas dan aroma khas bisa diperoleh dengan menambahkan lada jenis ini. dijual dalam bentuk utuh dan dihaluskan. Sangrai sebelum digunakan agar aroma lebih tajam.

Lada Hitam
Diperoleh dari lada yang tidak terlalu tua. Setelah dipetik dikeringkan dengan kulitnya sehingga permukaannya keriput dan kehitaman. Dijual dalam bentuk butiran dan tumbuk. Biasanya digunakan untuk bumbu olahan daging seperti steak dan hidangan panggang.

Lada Merah
Sejenis lada dengan warna merah. Rasanya tidak terlalu pedas dan agak manis. Biasanya digunakan bersamaan dengan jenis merica yang pedas. Cocok untuk olahan seafood. Dijual dalam bentuk segar dan kering.

Lada Hijau
Sebenarnya lada hijau adalah lada yang dipetik saat belum terlalu tua dan warnanya masih kehijauan. Dijual dalam bentuk kering, segar dan direndam dalam larutan bumbu. Lezat untuk bumbu hidangan ayam atau seafood.

Lada Szechuan
Beda dengan lada pada umumnya. Jenis ini butirannya lebih kecil, aroma dan rasanya tidak terlalu tajam. Merupakan salah satu campuran five spice powder. Cocok untuk hidangan hidangan Cina, seperti olahan ayam atau bebek. Dijual dalam bentuk utuh atau tumbuk.

Cabe Jawa (Long Pepper)
Orang sering menyebutnya cabe puyang. Masih termasuk keluarga lada. Memberi rasa pedas mirip lada dalam masakan. Biasanya digunakan untuk bumbu kari atau gulai. Bisa digunakan utuh atau dihaluskan.

Kemukus(cubeb berries)
Bentuk menyerupai lada dengan ekor di ujungnya. selain sebagai jamu, bumbu ini juga digunakan untuk memberi rasa pedas dan mengurangi aroma amis pada olahan daging, ayam maupun ikan. Bisa digunakan utuh atau dihaluskan.

Membuat Dadar

Gunakan wajan dadar yang berdasar tebal agar adonan dadar tidak mudah hangus. Agar tidak terlalu berminyak, cukup olesi wajan dengan sedikit minyak tiap kali akan memasukkan adonan. Masak dengan api sedang agar pinggirnya tidak mudah hangus.

Memanggang Daging

Setelah dimasak dalam wajan hingga kedua sisinya kecokelatan, panggang daging sebentar dalam oven panas hingga tingkat kematangan yang diinginkan. Sebelum dipanggang, olesi salah satu sisi dengan mustard agar lada bisa melekat sempurna.

Kuning Telur


Tips :
Kuning telur yang sudah dikeluarkan dari cakangnya akan mudah sekali mengering permukaannya. Jika terkena udara, kuning telur akan menggumpal. Karena itu, pisahkan kuning telur dari putihnya sesaat akan dipakai dan tutup dengan plastik agar tidak kering.

Friday, November 7, 2008

Memilih, Mengolah & Menyimpan Daging

Daging merupakan bahan pangan yang mudah rusak. Bagaimana cara menyimpanya danmemilih daging yang baik dan segar?

Tip Memilih dan Menyimpan Daging

1. Daging sapi yang baik berserat halus, berwarna merah, tekstur kenyal, tidak berlendir, tidak ada bercak kehitaman, titik lemak merata, dan tidak berair.

2. Perhatikan lemak daging, lemak daging krem keputihan berarti daging baru, sedangkan lemak daging berwarna kuning dan keras serta daging keabu-abuan berarti daging lama.

3. Daging beraroma segar khas daging, pilih yang terbebas dari kotoran.

4. Sebisa mungkin beli daging di penjual daging berpendingin. Suhu ruang dingin menjaga kualitas daging tetap baik. Jika membeli daging di pasar tradisional maupun di suermarket, perhatikan stempelnya. Daging berstempel berarti daging kualitas baik dan telah lolos uji kesehatan.

5. Jangan meletakan daging di tempat terbuka karena mudah terkontaminasi dengan bakteri dan menjadi busuk. Simpan di dalam chiller bersuhu 1—5 derajat celcius serta letakan di wadah yang tertutup.

6. Jika akan disimpan lama, simpan daging di dalam freezer. Keluarkan daging dan letakan di kulkas satu malam jika keesokan harinya akan diolah.

7. Memotong daging sebaiknya melawan serat karena akan lebih empuk dibandingkan jika dipotong searah dengan serat.

Mengempukan daging bisa dilakukan dengan membungkusnya dengan daun pepaya yang telah diremas. Cara lain dengan memasaknya dengan nanas atau merendamnya dengan bubuk papain, minuman beralkohol, cuka, atau soda kue selama 1 jam. Teks &

Tips Memilih Ikan Segar

Makan ikan yang banyak biar seperti orang Jepang, pintar-pintar. Begitu nasihat kebanyakan para orang tua kepada anak-anaknya. Karena itu, sebaiknya kita mengetahui cara memilih ikan yang baik untuk dikonsumsi. Berikut sedikit tips:

@.Jika ditekan, dagingnya terasa keras. Jangan memilih yang sudah lembek.
@.Buka bagian insangnya, jika berwarna merah berarti ikan masih dalam keadaan fresh.
@.Acuhkan warna insang yang sudah pucat atau kehitam-hitaman.
@.Perhatikan mata ikannya, jika bening dan menonjol berarti masih segar.
@.Tidak berbau anyir dan sisiknya mengkilap.

Wednesday, October 29, 2008

Merebus Telur Tanpa Kulit

Teknik memasak telur tidak hanya didadar, digoreng mata sapi, atau direbus bersama kulitnya. Ada satu teknik lagi yang jarang digunakan, tapi bisa dibuat untuk variasi sarapan, yaitu direbus tanpa kulit atau yang biasa dikenal dengan istilah poaching.

Gunakan panci yang tidak terlalu tinggi dan berpenutup untuk merebus telur ceplok ini. Sesuaikan besar panci dengan jumlah telur. Kalau pancinya kecil, cukup masak dua telur, tapi kalau cukup lebar maksimal empat telur. Air rebusan bisa diganti dengan air kaldu atau susu untuk menambah rasa.

Pecahkan telur satu per satu, usahakan jangan saling menempel. Setelah bagian putih terlihat mengeras, tutup panci, dan diamkan selama 2-3 menit. Setelah itu, angkat telur dan perbaiki bentuknya. Telur ceplok rebus ini bisa disantap bersama roti atau croissant, atau diolah kembali.

Menggoreng cabai

Ketika menggoreng cabai akan tercium aroma yang menyengat hidung dan membuat kita bersin-bersin terus. Repotnya, bau itu akan tercium pula oleh tetangga.

Ada cara mudah mengatasinya. Taburkan lebih dahulu sesendok makan gula ke dalam minyak panas, baru kemudian goreng cabai. Tak akan ada bau menyengat.


Erika

Memilih Tahu dan Tempe


Ketika memilih tahu, pilih yang kekenyalannya normal. Tahu yang terlalu kenyal kemungkinan menggunakan formalin. Jangan pilih yang berbau asam atau berlendir. Sedangkan ketika memilih tempe, pilih yang baunya segar dan kedelainya padat.
Menyimpan tahu sebaiknya direbus dulu sebentar agar fermentasinya terhenti sehingga tidak asam rasanya. Simpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin. Sementara tempe harus dibungkus rapat saat disimpan di lemari pendingin. Tempe tidak tahan lama. Sebaiknya tidak disimpan lebih dari dua hari.

By:kompas

Tips Memasak Udang

Agar udang yang Anda masak tetap terasa manis dan tidak keras, simak tips berikut.

1. Rahasia mengolah udang dengan baik adalah udang harus selalu dimasak dengan sangat cepat untuk mendapatkan rasa yang manis dan lezat.

2. Kebanyakan udang dimasak sekurang-kurangnya 3 menit. Begitu udang terlihat kemerahan, berarti sudah matang.

3. Udang sangat cepat matang dan dengan cepat pula dapat berubah tidak bisa dimakan jika sedikit saja terlalu lama dimasak.

4. Untuk mendapat hasil udang yang prima, cobalah cara ini:
a. Ambil 1/2 kg udang, masukkkan ke dalam panci yang telah diisi air mendidih 1/3 nya. Masukkan 3 sendok teh garam. Tutup panci, didihkan lagi, masak sampai kelihatan kulitnya matang.
b. Untuk lobster biasanya perlu waktu 7-8 menit, udang pacet besar 5-7 menit, udang sedang siap dalam 3-4 menit.
c. Begitu udang matang, langsung dicelupkan ke dalam air dingin agar proses memasaknya terhenti. Jangan biarkan terus berada dalam air panas/mendidih karena akan terus ada panas yang menjadikan udang keras.